Maraknya Pak Ogah di Jakarta Utara Sangat Meresahkan Masyarakat dan Pengguna Jalan


JAKARTA - rakyatkunews.com , Maraknya Pak ogah yang meminta sejumlah uang kepada setiap pengendara terutama mobil boks, truk dan kontainer yang melintas di Sepanjang Jalan Raya kebon baru Cilincing jalan semper Plumpang, Semper, Simpang Lima Semper Koja, Jalan Raya Cacing, Jalan Raya Sunter, dan Jalan Arteri Marunda dikeluhkan warga. Pasalnya, selain memaksa pengedara untuk memberikan uang keberadaan juga menimbulkan kemacetan.

Untuk itu pengendara dan warga yang melintas di sekitar lokasi berharap kepada aparat segera menertibkan. Sebab keberadaannya terutama pagi dan sore hari menjelang malam selalu banyak dan rata-rata anak-anak di bawah umur

“Kepada Bapak polisi, maupun Dishub dan Satpol PP dan jajarannya, Kasudin Sosial Jakarta Utara dan jajarannya. Mohon tertibkan pak ogah yang kerap meresahkan ini, karena sangat mengganggu pengguna jalan baik pengendara maupun pejalan kaki, terutama pada karyawan atau karyawati yang pulang malam hari karena rawan pemalakan dan penjambretan bahkan pelecehan” kata Mardus 44, Warga Kebon Baru, Semper Barat.Bukan hanya itu, situasi macet yang ada di sepanjang jalan Cacing sangat diresahkan pak ogah  bukan cuma  meminta-minta kepada pengendara terutama truk, kontainer dan mobil boks mereka tidak segan-segan memaksanya.

Dalam 45 sopir kontainer juga mengaku sangat resah dengan keberadaan mereka. Sebab banyaknya Pak Ogah ini bukan membuat arus lalulintas lancar tapi malam macet.“Mereka itu rata-rata anak-anak di bawah umur meminta uang dengan cara

Bergerombol. Keberadaan mereka sudah lama tapi sampai sekarang belum ada tindakan dari aparat terkait,”terangnya.

Keluhan ini disampaikan warga ke redaksi Media melalui aspirasi warga dengan isi. ‘Yth. Bapak Pj Gubernur DKI  Jakarta. Tolong ditertibkan pak ogah Menjamur di jakut Mohon untuk tindaklanjutnya 

(red)
Diberdayakan oleh Blogger.